Sang Arranger Keren Itu Bernama Deken

Iklan Semua Halaman


Header Menu

Sang Arranger Keren Itu Bernama Deken

Redaksi
Sabtu, 07 Desember 2019

DAPINDO.COM ■ Ia akrab dengan panggilan Deken. Deken singkatan dari Dedi Kencana. Kencana adalah nama orgen tunggal yang didirikan sang papa. Kencana singkatan dari KEluarga raNg ChANiAgo. Dedi sudah bermusik sejak kelas 5 SD. Beberapa koran lokal pernah memuat kisah musisi cilik dari kota Padang yang beriwayat tentang Dedi ‘anak ajaib’ yang jago memainkan alat musik orgen dan piano.

Hari-hari Dedi adalah hari-hari penuh musik. Ia tak melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Setamat STM, ia benar-benar konsen dan total bermusik. Jadilah Dedi sebagai player termuda yang sering diundang tampil di tiap pesta perkawinan atau alek nagari.

“ Saya dedikasikan hidup saya untuk musik. Saya ingin berkarya dan ingin tercatat di ruang sejarah musik Indonesia....”, kata Dedi Kencana yang tak ingin “terjebak’ hanya sebagai “player” atau pemain musik saja, lebih dari itu Dedi ingin lebih dalam lagi bermusik yakni menjadi seorang arranger.

Banyak orang yang mampu memainkan musik, tapi tak banyak yang memiliki bakat menjadi seorang penata musik atau pengarasemen. Dedi adalah pemusik yang berbakat menjadi seorang aransemen. “ Dedi itu hebat. Musiknya menarik dan apik. Saya yakin suatu saat Dedi akan menjadi seorang arranger terkemuka di daerah kita ini”, kata DR Agus Taher musisi senior yang telah banyak menelorkan lagu-lagu Pop Minang yang hits di telinga masyarakat kita.

Ya, Dedi Kencana. Ia dirikan studio rekaman. Namanya DATZ Record. Sudah ribuan lagu yang diarransemen Dedi. Bagusnya sebuah lagu tak hanya di tangan pencipta, tapi besar peran seorang arranger mengemas musik lagu menjadi sesuatu yang menarik dan enak untuk didengar. Sukses sebuah lagu tak hanya soal sang pencipta, tapi juga ada tangan arranger dan para penyanyi. Tiga komponen yang tak bisa dilepaskan dari sebuah lagu adalah pencipta, arranger dan penyanyi.

Dedi Kencana, musiknya asik. Ia mengerti selera terkini. Apapun jenis lagu “dimakannya”.

Sebulan lalu lagu Ciptaan Pinto Janir dan Gamawan Fauzi berjudul Abih Untuang di Wamena yang diarranger Dedi Kencana  viral di media sosial kita.

Kini Dedi sedang menyiapkan beberapa album dari KOKO Production Pekanbaru dan beberapa album dari Pinto Janir dan beberapa album dari sejumlah produser lainnya.

Hebatnya DATz record, selalu antri orang membuat lagu di sini.

“ Saya dan hidup saya adalah saya dan musik saya. Dunia musik membuat saya senang. Saya akan bermusik sampai saya tak mampu lagi bergerak. Selagi bergerak, dalam pikiran saya senantiasa tersusun berlapis-lapis notasi dalam berjuta-juta melodi.....”, ujar Deken.

Dan dia pekarya dan dia  seniman.

Selamat Dekenc !